By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.

SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
MINGGU, 25 Mei 2019, MINGGU ROGATE
TOPIK: Ya Allah, Dengarkan Doaku
KHOTBAH/BACAAN: Lukas 11:1-13, Mazmur 102:2-5, 13-23
A. PENDAHULUAN
Yesus mengajarkan murid-muridnya apa itu doa dan bagaimana mereka seharusnya berdoa. Yesus tidak sekedar mengajarkannya tapi juga mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari dan hal itu diperhatikan oleh murid-muridNya (Luk 11:1). Ini menunjukkan bahwa salah satu aspek hidup kita yang mungkin akan diperhatikan oleh orang lain adalah KEHIDUPAN DOA kita.
B. DOA YANG DIDENGAR ALLAH
Dalam Luk 11:1-13, Yesus mengajarkan kita beberapa prinsip penting tentang Doa yang didengar dan dijawab oleh Allah, yaitu:
1. Doa Dari Anak kepada Bapa.
“Bapa…..” (Luk 11:2). Doa yang didengar Bapa adalah doa anak kepada Bapanya, yaitu doa orang yang percaya Yesus (Yoh 1:12). Doa adalah komunikasi anak dengan Bapanya melalui Yesus yang tinggal dalam dia. Doa kita didengar oleh Bapa bukan dari jarak jauh tapi dari jarak paling dekat, tiada jarak, yaitu dari “dalam hidup kita”.
2. Doa Untuk Kemuliaan Bapa.
Dalam “Doa Bapa Kami” yang diajarkan Yesus ini (Luk 11:2-4) dan paralelnya (Mat 6:9-13), hanya ada satu permintaan untuk KEBUTUHAN POKOK KITA” (“Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”), selebihnya adalah untuk KEMULIAAN BAPA (dikuduskanlah namaMu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu, karena Kaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan).
Doa yang didengar Bapa adalah doa yang ditujukan untuk dan demi kemuliaan Bapa, seperti doa Yesus: “Bukan kehendakKu melainkan KehendakMu yang jadi” (Luk 22:42), dan seperti doa Daud dalam Bacaan Mazmur 102:22: “Supaya nama TUHAN diceritakan dan dipuji di Sion.”
3. Doa Dengan Usaha Yang Aktif.
Doa yang didengar Bapa adalah ketika kita tidak sekedar mengucapkannya tetapi dengan USAHA mendapatkannya secara aktif melalui MINTALAH, CARILAH dan KETOKLAH, maka Tuhan akan membuka jalan (pintu) yang terbaik untuk doa-doa kita (Luk 11:5-10). Karena itu jangan berhenti sampai meminta, lanjutkan dengan mencari dan mengetok.
4. Doa Yang Jelas Sesuai Kebutuhan
Doa yang didengar Bapa adalah ketika kita meminta dengan JELAS sesuai KEBUTUHAN kita yaitu MINTA IKAN DAN TELUR (Luk 11:11-12). Daud mengekspresikan KEBUTUHANNYA dengan JELAS dalam Bacaan Mazmur 102:1-23, yaitu agar dikeluarkan dari SEGALA KESESAKAN. Bapa kita tahu apa yang kita butuhkan dan Dia pasti mendengar dan menjawabnya ketika kita meminta dengan jelas sesuai kebutuhan kita.
C. PENUTUP.
Di Minggu Rogate yang bermakna berdoa kepada Tuhan ini kita belajar beberapa prinsip doa yang penting, yang disimpulkan sbb:
1. Doa adalah KOMUNIKASI KHUSUS antara kita sebagai anak Allah dengan Bapa kita yang tinggal dalam kita melalui Yesus, doa adalah komunikasi anak dan Bapa tanpa batas.
2. Doa bukan untuk meminta BAPA memenuhi kehendak kita tetapi untuk meminta kita memenuhi kehendak BAPA bagi kemuliaanNya. Ketika BAPA menjawab doa kita, itu adalah agar BAPA dipermuliakan melalui kita.
3. Doa harus disertai USAHA dalam Anugrah Tuhan, doa tanpa usaha adalah doa yang setengah hati dan setengah jalan.
4. Tuhan mendengar doa yang JELAS sesuai KEBUTUHAN (Ikan dan Roti), belum tentu Tuhan mendengar doa yang sesuai KEINGINAN KITA. Apa yang kita INGINKAN belum tentu kita BUTUHKAN, bisa saja yang kita iNGINKAN itu adalah “Ular dan Kalajengking” dari musuh kita untuk hidup kita nanti (Luk 11:11-12).
Bapa yang baik tidak sekedar memberi apa yang kita butuhkan namun memberi kita PENOLONG SEJATI, yaitu pribadi ROH KUDUS ketika kita percaya Yesus (Luk 11:13) yang akan menolong kita senantiasa dalam BERDOA.
