
By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A.
SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
Minggu, 3 November 2019
Topik: SEHATI SEPIKIR DIDALAM TUHAN
Khotbah/Bacaan: EFESUS 5:22-33 / KEJADIAN 3:6-13
✅ A. PENDAHULUAN
Efesus 5:31-32
“Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.”
Relasi SUAMI-ISTRI adalah gambaran dari relasi KRISTUS-JEMAAT (Relasi Kepala-Tubuh), TUHAN ingin agar kita SEHATI SEPIKIR didalam TUHAN, salah satu caranya adalah dengan belajar tentang sifat relasi SUAMI-ISTRI sebagaimana yang dimaksudkan TUHAN sejak menciptakan keluarga pertama: Adam dan Hawa.
✅ B. SEHATI SEPIKIR DIDALAM TUHAN
Beberapa prinsip penting dari sifat relasi SUAMI-ISTRi dalam Efesus 5:22-33 yang bisa membuat kita SEHATI SEPIKIR DIDALAM TUHAN, adalah:
1️⃣. Tunduk Hanya Kepada Kepala/Kristus (Ef 5:22-24).
? Sebagaimana Istri tunduk kepada Suami seperti Jemaat tunduk kepada Kristus, maka kita bisa SEHATI SEPIKIR didalam TUHAN kalau kita sama-sama tunduk kepada Kristus yang adalah kepala. Kita sehati sepikir dengan apa yang ada dalam pikiran Kristus (Kepala) dan bukan dengan apa yang ada di pikiran kita sendiri.
2️⃣. Mengasihi Seperti Kristus Mengasihi (Ef 5:25-29).
? Sebagaimana Suami harus mengasihi istri seperti Kristus mengasihi Jemaat, maka kita bisa SEHATI SEPIKIR Kalau kita saling mengasihi dengan kasih Kristus. Kita bisa SEHATI SEPIKIR didalam kasih Kristus sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kol 3:14).
3️⃣. Kesatuan Anggota Tubuh Kristus (Ef 5:30-32)
? Kata SATU DAGING dalam Ef 5:31 dikutip dari Kej 2:24 berasal dari kata Ibrani “Echad” yang berarti “united”: dua pribadi (suami-istri) yang menyatu, tidak bisa dipisahkan hanya bisa dibedakan. Gambaran “Echad” itu juga ada pada KESATUAN TUBUH KRISTUS dimana kita adalah anggota tubuh Kristus yang tidak bisa dipisahkan hanya bisa dibedakan (tangan, kaki, dll).
? Kita bisa SEHATI SEPIKIR kalau kita menyadari bahwa kita adalah ANGGOTA yang berbeda-beda dari SATU TUBUH yang sama. Ketidak-Sehatian dan ketidak-Sepikiran muncul ketika kita mau menjadi anggota tubuh yang lain (tangan mau jadi kaki, dst), apalagi mau mengambil peran KEPALA, atau menjadi BOS atas yang lain.
✅ C. PENUTUP
Ayat bacaan Kejadian 3:6-13 menceritakan bagaimana Adam dan Hawa jatuh dalam dosa dengan memakan buah terlarang. Kejatuhan Adam dan Hawa terjadi ketika mereka SEHATI untuk TIDAK SEHATI dengan TUHAN, yaitu lebih percaya godaan Iblis daripada perintah TUHAN.
Kita bisa SEHATI SEPIKIR dalam TUHAN kalau kita sama-sama mengerti HATI dan PIKIRAN TUHAN dalam Alkitab. Hanya melalui kebenaran Firman Tuhan/Alkitab kita bisa SEHATI SEPIKIR untuk melakukan semua Perintah TUHAN. Semakin kita mengerti kebenaran Firman Tuhan semakin kita bisa SEHATI SEPIKIR.
