By: Pdt. Thomos Sihombing

SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
Minggu, 24 Maret 2019
Topik: Yesus Batu Penjuru
Evangelium: Mazmur 118:22-29
Epistel: Markus 12:1-12
A. PENDAHULUAN
Batu Penjuru, dalam PL atau zaman sebelum era industri pembangunan, adalah batu PERTAMA dan UTAMA, yaitu BATU BESAR yang diletakkan disebuah sudut tertentu bagian fundasi dibawah sebagai dasar dan pusat tumpuan bagi bangunan yang akan berdiri diatasnya. Seluruh konstruksi bangunan (panjang, lebar, tinggi, dalam dan kekuatannya) akan tergantung pada KUALITAS dari Batu Penjuru tersebut.
B. YESUS SANG BATU PENJURU
Meskipun secara lahiriah Batu Penjuru dalam PB memiliki makna yang sama dengan PL, namun secara rohani Batu Penjuru dalam PB memiliki makna yang sangat dalam karena ditujukan kepada pribadi Yesus sebagai pusat dan dasar bangunan Tubuh Kristus, yaitu GerejaNya. Inilah BANGUNAN ROHANI TERBESAR yaitu kumpulan orang percaya di bumi dan di Sorga yang memerlukan Batu Penjuru TERBESAR dan TERBAIK yaitu Tuhan Yesus.
Sebagai Batu Penjuru, Yesus telah dinubuatkan dalam Maz 118:22, yang digenapi dalam Markus 12:10-11, bahwa Yesus yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan DUNIAWI telah dijadikan Batu Penjuru oleh Sang Bapa Ahli Bangunan SURGAWI untuk membangun GerejaNya. GerejaNya inilah bangunan kumpulan orang-orang percaya mulai dari PL sampai PB dengan melibatkan para Nabi dan Rasul sebagai salah satu dasar namun bertumpu pada Yesus sebagai satu-satunya Batu Penjuru (Efesus 2:19-20).
C. GEREJA YANG BERDIRI DIATAS BATU PENJURU.
Mazmur 118:22-29 melukiskan ciri-ciri Gereja Tuhan yang berdiri dan dibangun diatas dasar Yesus sebagai Batu Penjuru, sebagai berikut:
- Gereja Batu Penjuru berdiri dari pihak Tuhan, inisiatif Tuhan dan bukan inisiatif manusia, karena itu gereja harus menceritakan perbuatan ajaib Tuhan (Maz 118:23) dan bukan perbuatan manusia – CHRIST CENTERED.
- Gereja Batu Penjuru harus menjadi tempat bagi umatNya dan orang lain yang datang untuk bersorak, bersukacita dan menerima keselamatan serta kemujuran dari Tuhan (Maz 118:24-25) – JOY AND SALVATION.
- Gereja Batu Penjuru harus menjadi tempat bagi umatNya untuk menerima berkat Tuhan dan sekaligus belajar menjadi berkat bagi orang lain melalui terang Tuhan dan korban persembahan (Maz 118:26-27) – BE BLESSED AND BE THE BLESSINGS.
- Gereja Batu Penjuru harus menjadi tempat bagi umatNya untuk belajar bersyukur kepada Tuhan dan meninggikan Tuhan atas segala kebaikanNya yang kekal selama-lamanya (Maz 118:28-29) – THANKFULNESS AND GLORY TO GOD
Gereja Batu Penjuru adalah Gereja yang dimulai dari Tuhan Yesus, oleh Tuhan Yesus dan untuk kemuliaan Tuhan Yesus sebagai Batu Penjuru.
D. PENUTUP
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang memiliki ciri-ciri diatas karena menempatkan Yesus sebagai Batu Penjuru, dasar yang teguh bagi pertumbuhan Gereja.
Sebaliknya Gereja yang “MEMBUANG YESUS” atau tidak memberi tempat khusus pada Yesus di Gereja, tidak akan kokoh berdiri, seperti yang dilakukan oleh para pemimpin dan pemuka “Gereja Yahudi” yaitu imam2 kepala dan orang Farisi seperti ayat Epistel Mark 12:12/Mat 21:45-46.
Marilah kita menempatkan Yesus sebagai Batu Penjuru dalam hidup kita secara pribadi maupun dalam hidup pelayanan kita di Gereja.
Selamat Melayani….
