
By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A.
SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
Minggu, 29 Desember 2019
Topik: MENGINGAT PERBUATAN TUHAN
Khotbah/Bacaan: MAZMUR 77:6-16 / 1 TIMOTIUS 1:12-17
? A. PENDAHULUAN
Mazmur 77 ditulis oleh Asaf, seorang ahli musik, dari keturunan Lewi yang hidup pada zaman Daud. Dalam Mazmur 77:6-16, Asaf mencurahkan isi hatinya kepada TUHAN dalam bentuk PERTANYAAN tentang “persoalan” yang sedang dialami bangsa Israel dan sekaligus JAWABANNYA, yaitu dengan MENGINGAT PERBUATAN tangan TUHAN yang luar biasa yang pernah dialami bangsa Israel dimasa lalu.
? B. MENGINGAT PERBUATAN TUHAN
Asaf mulai memikirkan, mengingat, merenungkan dan mencari tahu perkara-perkara yang terjadi di masa lalu (Ay 6-7) dan mengkaitkannya dengan persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa Israel yang “seolah-olah” TANGAN TUHAN telah BERUBAH (Ay 11) dan tidak lagi seperti dulu, padahal tidak!
Hal ini mendorong Asaf bertanya kepada TUHAN yang sering kali menjadi pertanyaan kita ketika ketika menghadapi PERSOALAN BERAT, yaitu:
1. Sampai kapan TUHAN? (Ay 8.)
2. Masih berlakukah janjimu TUHAN? (Ay 9)
3. Sudah lupakah Engkau, TUHAN? (Ay 10)
Asaf menjawab sendiri pertanyaan tersebut dengan MENGINGAT KEMBALI APA YANG TELAH DILAKUKAN TUHAN di masa lalu, yaitu.
1. PekerjaanNya yang ajaib (Ay 12-13).
2. JalanNya yang kudus (Ay 14-15).
3. PenebusanNya yang luar biasa (Ay 16).
Puncak perbuatan TUHAN adalah Penebusan yang TUHAN kerjakan atas bangsa Israel (Ay 16) yang bagi kita adalah penebusan melalui Yesus yang datang menyelamatkan kita dari dosa kita (Mat 1:21).
Kitapun harus mengingat segala perbuatan TUHAN dimasa lalu, kalau TUHAN tidak menyayangkan anakNya sendiri yaitu Yesus untuk datang ke Dunia menebus dosa kita, maka tidak mungkin DIA tidak menolong kita untuk persoalan lain seperti yang dinyatakan Asaf diatas (Roma 8:32)
?. C. PENUTUP
Ayat bacaan 1 Tim 1:12-17 menceritakan perbuatan TUHAN yang sangat luar biasa yang menebus dan menyelamatkan Paulus. Dia yang tadinya penghujat, penganiaya dan ganas telah dikasihiNya (Ay 13) dan Kristus menyelamatkan orang berdosa dan di antara mereka PAULUS lah yang paling berdosa (Ay 15).
INGATLAH perbuatan TUHAN yang telah menebus kita ketika kita BERTOBAT, PERCAYA dan MENERIMA YESUS, maka, pastilah TUHAN akan menolong kita untuk persoalan yang lain, karena PERSOALAN TERBERAT (dosa) telah dituntaskan, AMIN!
