
By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A.
SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
Minggu, 8 Maret 2020
Topik: KASIH SETIA ALLAH PADA UMATNYA
Khotbah/Bacaan: KELUARAN 17:1-7 / ROMA 5:1-11
? A. PENDAHULUAN
ALLAH tidak saja memperhatikan KESELAMATAN UMATNYA dengan membebaskan bangsa Israel dari Mesir (lambang perhambaan dosa), tapi juga memperhatikan KEBUTUHAN UMATNYA (makan, minum, dll).
Meskipun bangsa Israel telah melihat kasih setia ALLAH, mereka masih tetap bersungut-sungut dan bahkan bertengkar menyalahkan Musa dan mencobai ALLAH (Kel 17:1-3, 7), dalam kondisi seperti itupun ALLAH tetap menunjukkan kasih setiaNya kepada mereka, luar biasa kasih setia ALLAH. Puji Tuhan!
? B. MENGALAMI KASIH SETIA ALLAH
Melalui Musa, ALLAH ingin mengajarkan bagaimana kita termasuk orang yang Tuhan percayakan kepada kita sebagai pemimpin (keluarga, jemaat, dll) bisa mengalami kasih setia ALLAH. Kita perlu meneladani sikap dan perbuatan Musa dalam Kel 17:4-6, sbb:
1️⃣. Berseru Kepada ALLAH ✔️
“Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN..” (Ay 4a)
Musa bukan ‘berseru’ tapi ‘berseru-seru’ kepada ALLAH, sebuah doa dengan hati remuk (Maz 51:19). ALLAH menghargai seruan umatNya dan seruan pemimpin ketika mereka dalam kesesakan.
2️⃣. Mendengar Petunjuk Firman ALLAH ✔️
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:…. ” (Ay 5a)
Firman ALLAH adalah petunjuk untuk kita bisa mengalami kasih setia ALLAH, karena itu kita harus senantiasa membaca Firman ALLAH yang menerangi jalan kita.
3️⃣. Melakukan Petunjuk Firman ALLAH ✔️
“….Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel” (Ay 6d).
Kadang-kadang persoalan kita dan para pemimpin adalah bukan tidak mau MENDENGAR Firman ALLAH tapi tidak mau MELAKUKAN FIRMAN ALLAH, karena itu lakukanlah Firman ALLAH yang telah kita dengar.
? C. PENUTUP
Kita akan mengalami kasih setia ALLAH bila kita berseru, mendengar dan melakukan Firman ALLAH. Dan jangan lupa, ALLAH juga memakai potensi kita (tangan dan tongkat Musa – Ay 5) dan potensi Alam (Gunung batu – Ay 6) untuk menunjukkan kasih setiaNya (mengeluarkan air) untuk kebutuhan kita, artinya, ALLAH ingin kita “bekerja-sama dengan Dia”.
Namun, khusus untuk Keselamatan kita (masuk surga), seperti ayat bacaan (Roma 5-1-11), tidak ada potensi kita (amal, kebaikan, dll) atau potensi alam yang bisa menyelamatkan kita, itu sepenuhnya adalah KASIH KARUNIA ALLAH melalui Yesus, kematianNya dan darahNya (Roma 5:8-9), bagian kita hanya Iman percaya kepada Yesus (Ef 2:8-9).
Selamat menikmati kasih setia ALLAH dengan berseru, mendengar dan melakukan Firman Allah.
