By. Pdt. Thomos Sihombing, MA

SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
MINGGU, 2 JUNI 2019, MINGGU EXAUDI
TOPIK: PENYERTAAN ALLAH BAGI ORANG YANG SETIA
KHOTBAH/BACAAN: DANIEL 3:21-29/YOHANES 14:15-26
A. PENDAHULUAN
Daniel hidup pada masa Bangsa Israel/Yehuda ada di pembuangan di Babel dibawah raja Nebukadnezar. Daniel bersama ketiga kawannya: Sadrakh, Mesakh dan Abednego adalah Empat pemuda Israel yang SETIA kepada TUHAN dan tidak mau menajiskan diri dengan berhala-berhala (Dan 1:8).
Kesetiaan mereka diuji ketika dihadapkan pada pilihan MENYEMBAH PATUNG atau DILEMPARKAN KE PERAPIAN yang menyala-nyala. Dalam kisah mereka itu (Dan 3:21-29), mereka lulus ujian KESETIAAN, dengan tetap tidak mau menyembah patung yang dibuat Nebukadnezar meskipun ancamannya KEMATIAN yang mengerikan.
B. CIRI ORANG YANG SETIA PADA TUHAN.
Kesetiaan seseorang dapat dilihat ketika dia menghadapi cobaan berat yang mempertaruhkan iman dan nyawanya. Demikian pula Sadrakh, Mesakh dan Abednego (S-M-A) dalam Daniel 3 (21-29) memperlihatkan ciri orang yang SETIA sbb:
1. S-M-A mengandalkan TUHAN bukan PEMIMPIN.
Saat kejadian itu (Dan 3:21-29) pemimpin S-M-A, yaitu Daniel tidak terlihat ditempat, namun S-M-A tetap mengandalkan TUHAN dan tidak meminta atau menunggu petunjuk Daniel sebagai pemimpin mereka.
2. S-M-A menaruh percaya pada TUHAN dan berani melawan titah manusia yang bertentangan dengan titah TUHAN.
“Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja…..” (Dan 3:28 b-d).
3. S-M-A rela menderita fisik, asal tidak menyembah allah lain kecuali TUHAN.
“…..dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah manapun kecuali Allah mereka (Dan 3:28 e-f).
C. PENYERTAAN ALLAH BAGI ORANG YANG SETIA
Nebukadnezar berkata:
“Tetapi ada EMPAT orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan YANG KE-EMPAT ITU rupanya seperti ANAK DEWA!” (Dan 3:25).
Siapakah orang KE-EMPAT yang seperti ANAK DEWA itu? Dia adalah gambaran TUHAN, atau ANAK ALLAH (Tuhan Yesus) yang menyertai kita senantiasa. Sama seperti Dia menyertai S-M-A, demikian juga Dia menyertai kita kemana dan dimanapun Tuhan memimpin kita.
D. PENUTUP
Minggu Exaudi ini (Dengar dan jawab doaku – Maz 27:7), bahwa Tuhan tidak sekedar mendengar dan menjawab doa-doa kita, tetapi lebih dari itu, Dia menyertai kita yang SETIA. Penyertaan TUHAN kepada orang-orang setia inilah, melalui doa-doa kita, membuat kita bisa menghadapi apapun tantangan, cobaan dan persoalan yang kita hadapi
Sesuai janji Yesus dalam Ayat Bacaan (Yoh 14:15-25), Dia akan menyertai kita dengan Roh Kudus. Ketika Yesus hidup Dia MENYERTAI murid-muridNya dari “samping”. Ketika Yesus naik ke Sorga, maka Yesus MENYERTAI murid-muridNya dan kita dari “dalam”, yaitu dengan berdiam dalam hidup kita melalui Roh Kudus yang kita terima ketika kita percaya pada Yesus.
“Jesus was WITH us (the desciples), but now He is IN us (believers) through the Holy Spirit”… Amin..!
