By: Pdt. Thomos Sihombing

SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)
Minggu, 10 Maret 2019
Topik: Hidup Dalam Terang Firman Tuhan
Evangelium: Amsal 4:18-27
Epistel: Gal 1:11-18
A. PEMBUKA
Yesus berkata: “Manusia hidup bukan dari roti (makanan jasmani) saja, tapi juga dari setiap firman (makanan rohani) yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Firman Tuhan adalah suara Tuhan yang dulu bisa didengar langsung oleh para Nabi dan Rasul untuk petunjuk hidup bagi umat Tuhan. Sekarang suara Tuhan itu sudah lengkap ditulis dalam Alkitab, menjadi firman yang TERTULIS, menjadi makanan rohani dan petunjuk hidup bagi orang Kristen.
B. FUNGSI FIRMAN TUHAN
- Firman Tuhan sebagai KEBENARAN, orang benar adalah orang yang hidup dalam KEBENARAN firman Tuhan. Jalan hidup orang benar, yang hidup dalam firman Tuhan akan seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai puncaknya rembang tengah hari (Ams 4:18), artinya hidup mereka semakin jelas dan maksimal. Sebaliknya ORANG FASIK, yaitu mereka yang tidak hidup dalam terang firman Tuhan akan berjalan dalam kegelapan dan pasti akan tersandung (Ams 4:19), artinya hidup mereka semakin tidak jelas.
- Firman Tuhan sebagai TERANG akan menyingkirkan KEGELAPAN dalam setiap jalan dan langkah kehidupan orang kristen kedepan. Firman Tuhan itu jugalah yang menerangi langkah Paulus, seperti dalam Nats Epistel, yang membuat Paulus menyadari dosanya di masa lalu (Gal 1:13) dan menolong dia untuk bisa memahahi dan bersikap benar dan dalam terang dalam segala hal termasuk dalam menyikapi ADAT ISTIADAT YAHUDI (Gal 1:14).
C. MEMULAI HIDUP DALAM FIRMAN TUHAN
Untuk bisa hidup dalam terang firman Tuhan serta bisa menikmati firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab, langkah pertama yang harus kita pastikan adalah:
Menerima FIRMAN YANG HIDUP (Yesus) terlebih dahulu. Sebagian jemaat sama sekali tidak menikmati FIRMAN TERTULIS (Alkitab), salah satu penyebabnya adalah karena mereka belum memiliki FIRMAN YANG HIDUP (Yesus). Bagi jemaat yang belum memiliki Yesus, tentu langkah pertama adalah menerima FIRMAN YANG HIDUP itu agar bisa menikmati firman FIRMAN YANG TERTULIS.
Langkah berikutnya untuk bisa hidup dalam terang firman Tuhan adalah dengan prinsip seperti yang diajarkan dalam Amsal 4:20-21 itu:
(20) Hai anakku, perhatikanlah perkataanku,
arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
(21) janganlah semuanya itu menjauh dari matamu,
simpanlah itu di lubuk hatimu.
Dengan menerapkan 5 PRINSIP PENTING:
- “Hai anakku” (20a)
- Bersikap sebagai anak Allah, sudah percaya/menerima Yesus (Yoh 1:12)
- “Perhatikanlah” (20b)
- Memberti waktu khusus untuk firman Tuhan.
- “Arahkanlah telingamu” (20c)
- Memberi telinga khusus untuk mendengar firman Tuhan.
- “Jangan menjauh dari matamu” (21a)
- Memberi mata khusus untuk membaca firman Tuhan.
- “Simpanlah itu di lubuk hatimu (21b)”
- Memberi hati khusus untuk firman Tuhan TINGGAL dan HIDUP di hati.
- Firman yang hidup dalam hati itulah yang akan memimpin kehidupan kita sehari-hari dari DALAM DIRI KITA.
Persoalan UTAMA yang menghambat sebagian jemaat untuk HIDUP DALAM TERANG FIRMAN TUHAN bukan dalam hal MEMBERI MATA DAN TELINGA untuk firman Tuhan, tetapi dalam hal MEMBERI HATI untuk firman Tuhan itu timggal daN hidup dalam HATI, sehingga tidak bisa bertumbuh dengan baik.
D. KUASA FIRMAN TUHAN
Firman Tuhan memiliki kuasa yang besar dalam menerangi jalan dan hidup kita, yaitu:
- Memberi kita pertumbuhan dan kesehatan bagi kehidupan rohani dan juga jasmani kita termasuk kesembuhan tubuh (Ams 4:22-23).
- Memperbaiki dan mengarahkan perkataan, sikap dan langkah perbuatan kita untuk menjauhkan diri dari dosa sehingga bisa hidup dalam kekudusan (Ams 4:24-27)
E. PENUTUP
Sesuai Nats Epistel kita, Paulus adalah contoh orang yang hidup dalam firman Tuhan dengan setia dan menjadi TELADAN dan KESAKSIAN bagi orang lain sehingga diakhir Galatia 1 itu dia berkata:
“Dan mereka memuliakan Allah karena aku” (Gal 1:24)
HIDUP KITA DALAM TERANG FIRMAN TUHAN terlihat ketika orang lain yang melihat kita memuliakan Tuhan karena kita.
Selamat Melayani…..
