{"id":63,"date":"2019-02-23T16:54:44","date_gmt":"2019-02-23T16:54:44","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=63"},"modified":"2019-03-22T08:40:18","modified_gmt":"2019-03-22T08:40:18","slug":"ibadah-yang-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/ibadah-yang-benar\/","title":{"rendered":"Ibadah Yang Benar"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<p>By: Pdt. Thomos Sihombing <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/marta-maria.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-64\" width=\"435\" height=\"282\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/marta-maria.jpg 580w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/marta-maria-300x194.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 435px) 100vw, 435px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 24 Feb 2019<br>Topik: Ibadah Yang Benar<br>Evangelium: Maleaki 3:13-18<br>Epistel: Luk 10:38-42<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>\u201cMaka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang BERIBADAH kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya\u201d (Maleaki 3:18)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. Pengertian IBADAH<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kata BERIBADAH dalam bahasa aslinya (Ibrani) adalah \u201cAbad\u201d yang mengandung arti MELAYANI Pribadi dan Pekerjaan Tuhan dengan sikap hati seorang HAMBA dengan penuh PENYEMBAHAN kepada Tuhan. Kata BERIBADAH yang sama ini juga dipakai oleh Josua ketika dia berkata: \u201cTetapi aku dan seisi rumahku, kami akan BERIBADAH (Abad) kepada TUHAN!&#8221; (Yosua 24:15b),<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. Ciri-Ciri IBADAH\/PELAYANAN Yang TIDAK BENAR:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Pelayanan disertai PERKATAAN yang TIDAK BAIK (kurang ajar) kepada Tuhan maupun kepada Manusia (Mal 3:13-14).<\/li><li>Pelayanan yang disertai PERBUATAN yang TIDAK BAIK (gegabah, fasik dan mencobai) kepada Tuhan maupun kepada Manusia\u201d (Mal 3:15).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>C. Ciri-ciri IBADAH\/PELAYANAN YANG BENAR<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Perkataan dan perbuatan yang disertai rasa TAKUT akan Tuhan dan MENGHORMATI namaNya (Mal 3:16)<\/li><li>Dilakukan dalam status sebagai ANAK TUHAN (milik kesayangan Tuhan) yang melayani Bapa dalam KASIH (Mal 3:17).<\/li><li>Berbeda dengan Ibadah DUNIAWI (Mal 3:8).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>D. Prinsip Ibadah\/Pelayanan yang BENAR dalam kisah MARTA dan MARIA (Luk 10:38-42):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Ibadah\/Pelayanan yang benar adalah melakukan apa yang Tuhan inginkan (Maria) bukan yang manusia inginkan (Marta).<\/li><li>Ibadah\/Pelayanan yang benar adalah melayani pribadi Tuhan terlebih dahulu dengan: \u201cDuduk dekat kaki Yesus dan mendengar perkataanNya\u201d (Maria, Luk 10:39) dan bukan melayani manusia terlebih dahulu (Marta, Luk 10:40).<\/li><li>Ibadah\/Pelayanan yang fokus pada MANUSIA dan bukan pada TUHAN hanya menghasilkan KESIBUKAN, IRI, KEKUATIRAN dan KESUSAHAN (Marta, Luk 10:40-41).<\/li><li>Ibadah\/Pelayanan yang benar dan yang TERBAIK adalah yang bernilai KEKEKALAN, \u201cyang tidak akan diambil daripadanya\u201d, dan itu dimulai dengan MELAYANI\/PERSEKUTUAN PRIBADI DENGAN TUHAN terlebih dahulu dan bukan dengan PRIBADI MANUSIA (Maria, Luk 10:42).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>E. Penutup<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Ibadah\/Pelayanan yang benar ditentukan oleh Persekutuan Pribadi kita Dengan Tuhan.<\/li><li>Persekutuan Pribadi dengan Tuhanlah yang menolong kita untuk memiliki PERKATAAN dan PERBUATAN yang BENAR dalam Ibadah\/Pelayanan sehari-hari.<\/li><li>Ibadah\/Pelayanan melalui Persekutuan pribadi dengan Tuhan hanya bisa dimulai ketika Yesus tinggal dalam hati kita saat kita percaya dan menerima Yesus (Yoh 1:12).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Selamat Melayani\u2026 God bless.<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Pdt. Thomos Sihombing SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 24 Feb 2019Topik: Ibadah Yang BenarEvangelium: Maleaki 3:13-18Epistel: Luk 10:38-42<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":9,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":109,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63\/revisions\/109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}