{"id":345,"date":"2020-03-21T07:44:37","date_gmt":"2020-03-21T07:44:37","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=345"},"modified":"2020-03-21T07:44:37","modified_gmt":"2020-03-21T07:44:37","slug":"sukacita-dalam-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/sukacita-dalam-tuhan\/","title":{"rendered":"SUKACITA DALAM TUHAN"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/sukacita-1024x512.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-346\" width=\"728\" height=\"364\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/sukacita-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/sukacita-300x150.jpg 300w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/sukacita-768x384.jpg 768w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/sukacita.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 728px) 100vw, 728px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 22 Maret 2020\u00a0<br>Topik:  SUKACITA DALAM TUHAN <br>Khotbah\/Bacaan:  MAZMUR 69:30-37  \/ \u00a0 1 Petrus 4:12-19 <\/p>\n\n\n\n<p>?\u00a0<strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>SUKACITA (Yunani = Chara) adalah bagian dari BUAH ROH KUDUS yang tertulis dalam Galatia 5:22-23 (Kasih, Sukacita, dst). Dan \u201cChara\u201d disini bermakna SUKACITA produk Roh Kudus dalam hidup kita tidak tergantung kondisi dan situasinya (Inner Joy). Dalam Kotbah kali ini kita belajar SUKACITA (Chara) dalam situasi yang sulit, seperti saat ini kita dibayang-bayangi oleh VIRUS CORONA namun kita bisa tetap SUKACITA (CHARA) dalam pengharapan pemulihan dari Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>?<strong>\u00a0B. SUKACITA DALAM TUHAN DALAM SITUASI SULIT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mazmur 69:30-37 adalah bagian doa Daud ketika dia mengalami KESESAKAN dalam berbagai keadaan sulit menghadapi MUSUH-MUSUHNYA (Maz 69:19). Dalam segala kesesakannya itu ada pengharapan SUKACITA TUHAN yang juga menjadi sukacita kita yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1\ufe0f\u20e3. SUKACITA KETIKA TERTINDAS\/KESAKITAN (Maz 69:30-32)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku!\u201d (Ay 30).<\/p>\n\n\n\n<p>??Bersukacitalah karena ada KESELAMATAN dari TUHAN (kita tidak binasa karena penindasan itu), dengan pujian dan nyanyian syukur (Ay 31). Kondisi itu lebih indah dalam pemandangan Allah dibandingkan dengan keindahan tanduk atau kuku belah dari sapi\/lembu jantan di zaman itu (Ay 32). Penindasan tidak akan bisa memadamkan sukacita kita dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>2\ufe0f\u20e3. SUKACITA DALAM KEMISKINAN DAN HINA DIMATA DUNIA (Maz 69:33-34)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebab TUHAN mendengarkan ORANG-ORANG MISKIN, dan tidak memandang HINA orang-orang-Nya dalam tahanan\u201d (Ay 34)<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;Bersukacitalah karena TUHAN mendengarkan orang-orang miskin\/hina dimata dunia namun yang rendah hati dan mencari Allah, dan Allah menghidupkan kembali semangat hati mereka (Ay 33). Kemiskinan\/kehinaan dimata dunia tidak akan bisa memadamkan sukacita kita dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>3\ufe0f\u20e3. BERSUKACITA KETIKA TIDAK PUNYA TEMPAT BERKOMUNITAS (Maz 69:35-37)<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebab Allah akan menyelamatkan Sion dan MEMBANGUN KOTA-KOTA YEHUDA supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya\u201d (Ay 36).<\/p>\n\n\n\n<p>Bersukacitalah karena Allah akan menyelamatkan dan membangun komunitas dan kediaman kita, bahkan anak cucu kita dan orang-orang yang mencintai Tuhan akan mewarisinya (Ay 37). Karena itu bersukacitalah bersama komunitas dan lingkungan kita: langit, bumi dan lautan (Ay 35). Kondisi sesulit apapun, seperti tidak punya tempat tinggal, atau harus berkurung di rumah karena VIRUS CORONA, tidak akan memadamkan sukacita kita dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>?\u00a0<strong>C. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ayat bacaan (1 Pet 4:12-19), ada SUKACITA KHUSUS yaitu SUKACITA dalam penderitaan menjadi saksi Yesus, siap dinista karena namaNya (Ay 13-14), yaitu menderita karena KEHENDAK ALLAH (Ay 19). Adalah sebuah kehormatan bagi kita sebagai anak-anak Allah bila mengalami \u201cpenderitaan\u201d karena memberitakan Yesus satu-satunya Juruselamat manusia, namun hal itu menghasilkan SUKACITA ketika melihat jiwa-jiwa diselamatkan bahkan Sorgapun ikut BERSUKACITA karena pertobatan mereka yang percaya dan menerima Yesus (Luk 15:7).<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu BERSUKACITALAH senantiasa dalam Tuhan (Filp 4:4).<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 22 Maret 2020\u00a0Topik: SUKACITA DALAM TUHAN Khotbah\/Bacaan: MAZMUR 69:30-37 \/ \u00a0 1 Petrus 4:12-19 ?\u00a0A. PENDAHULUAN SUKACITA (Yunani = Chara) adalah bagian dari BUAH ROH KUDUS yang tertulis dalam Galatia 5:22-23 (Kasih, Sukacita, dst). Dan \u201cChara\u201d disini bermakna SUKACITA produk Roh Kudus dalam hidup &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/sukacita-dalam-tuhan\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">SUKACITA DALAM TUHAN<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":3,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/category\/\" rel=\"category tag\">Category<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/345"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=345"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":347,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/345\/revisions\/347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}