{"id":315,"date":"2020-01-31T11:26:33","date_gmt":"2020-01-31T11:26:33","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=315"},"modified":"2020-01-31T11:26:33","modified_gmt":"2020-01-31T11:26:33","slug":"orang-yang-berbahagia-menurut-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/orang-yang-berbahagia-menurut-yesus\/","title":{"rendered":"Orang Yang Berbahagia Menurut Yesus"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/620FAMILY-WORSHIP.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-316\" width=\"467\" height=\"314\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/620FAMILY-WORSHIP.jpg 620w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/620FAMILY-WORSHIP-300x202.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 467px) 100vw, 467px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 2 Februari 2020\u00a0<br>Topik:  ORANG YANG BERBAHAGIA MENURUT YESUS <br>Khotbah\/Bacaan:  MATIUS 5:1-12  \/  MIKHA 6:1-8 <\/p>\n\n\n\n<p>?\u00a0<strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Matius 5:1-12 adalah bagian awal kotbah Yesus di bukit yang berbicara tentang nilai-nilai kerajaan Allah, khususnya kebahagian versi Surgawi di bumi. Untuk memahaminya kita perlu mengerti konteksnya:<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;Kalimat \u201cBerbahagialah\u201d (Yunani=Makarios) adalah kebahagiaan anak-anak Allah yang diberkati karena memiliki NILAI-NILAI SURGAWI di bumi (miskin dihadapan Allah, berdukacita, dst).<br>??&nbsp;Kalimat \u201cKarena mereka akan&#8230;\u201d adalah tentang berkat khusus yang diterima sebagai konsekuensi dari NILAI-NILAI SURGAWI yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n<p>?<strong>\u00a0B. BERBAHAGIA DENGAN NILAI-NILAI SURGAWI.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Mat 5:1-12, ada DELAPAN NILAI-NILAI SURGAWI yang membuat anak-anak Allah \u201cberbahagia\/diberkati\u201d di bumi dalam pandangan Yesus, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1\ufe0f\u20e3. MISKIN DIHADAPAN ALLAH (Ay 3), tidak memiliki apa-apa selain Allah. Berbahagia karena akan MEMILIKI KERAJAAN SURGA (masuk Surga) bukan karena kekayaan\/usaha pribadi, tapi karena kekayaan Anugerah Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>2\ufe0f\u20e3. BERDUKACITA (Ay 4), adalah dukacita karena penyesalan akan dosa. Berbahagia kare na akan DIHIBUR dengan pengampuan dan pemulihan dari dosa.<\/p>\n\n\n\n<p>3\ufe0f\u20e3. LEMAH LEMBUT (Ay 5), adalah kelembutan dari Buah Roh (Gal 5:23) untuk mengendalikan bumi yang keras. Berbahagia karena akan \u201cMEMILIKI ATAU MEWARISI BUMI\u201d, menikmati berkat dari hasil bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>4\ufe0f\u20e3. LAPAR DAN HAUS AKAN KEBENARAN (Ay 6), selalu rindu dan membutuhkan kebenaran Firman Tuhan. Berbahagia karena akan DIPUASKAN oleh kebenaran itu.<\/p>\n\n\n\n<p>5\ufe0f\u20e3. MURAH HATI (Ay 7), berbelas kasih kepada orang lain yang menderita. Berbahagia karena pasti akan BEROLEH KEMURAHAN\/BELAS KASIH dari Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>6\ufe0f\u20e3. SUCI HATINYA (Ay 8.), hati yang tidak berbau dosa. Berbahagia karena tidak ada penghalang (dosa) untuk MELIHAT ALLAH\/MERASAKAN hadiratNya.<\/p>\n\n\n\n<p>7\ufe0f\u20e3. MEMBAWA DAMAI (Ay 9), meniru sifat BAPA yang membawa damai kepada manusia berdosa. Berbahagia karena akan disebut anak Allah yang memiliki sifat Bapa.<\/p>\n\n\n\n<p>8\ufe0f\u20e3. DIANIAYA KARENA KEBENARAN (Ay 10-12), setia memikul salib penderitaan (penolakan, dsb) karena mengikut Yesus. Berbahagia karena akan MEMILIKI KERAJAAN SURGA, UPAH DI SURGA.<\/p>\n\n\n\n<p>?\u00a0<strong>C. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>KEBAHAGIAN VERSI YESUS pasti menyertai anak-anak Allah yang hidup dalam NILAI-NILAI SURGAWI tersebut. Ini adalah tuntutan TUHAN seperti ayat bacaan: \u201cHai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?&#8221; (Mikha 6:8).<\/p>\n\n\n\n<p>Tuntutan TUHAN ini hanya bisa digenapi kalau kita menjadi warga kerajaan Surga (Filp 3:20) dengan percaya Yesus sehingga bisa hidup dalam NILAI-NILAI SURGAWI tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Salam dan Selamat Melayani.<br>Pdt. Thomos Sihombing.<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Pdt. Drs. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 2 Februari 2020\u00a0Topik: ORANG YANG BERBAHAGIA MENURUT YESUS Khotbah\/Bacaan: MATIUS 5:1-12 \/ MIKHA 6:1-8 ?\u00a0A. PENDAHULUAN Matius 5:1-12 adalah bagian awal kotbah Yesus di bukit yang berbicara tentang nilai-nilai kerajaan Allah, khususnya kebahagian versi Surgawi di bumi. Untuk memahaminya kita perlu mengerti konteksnya: ??&nbsp;Kalimat &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/orang-yang-berbahagia-menurut-yesus\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Orang Yang Berbahagia Menurut Yesus<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":1,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/category\/\" rel=\"category tag\">Category<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/315"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=315"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/315\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":317,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/315\/revisions\/317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}