{"id":258,"date":"2019-10-25T15:33:56","date_gmt":"2019-10-25T15:33:56","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=258"},"modified":"2019-10-25T15:33:56","modified_gmt":"2019-10-25T15:33:56","slug":"allah-mengasihi-orang-yang-suci-hatinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/allah-mengasihi-orang-yang-suci-hatinya\/","title":{"rendered":"Allah Mengasihi Orang Yang Suci Hatinya"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Renungan-Adorasi-Harian-10-Juni-2016-Pic-1-696x463.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-259\" width=\"546\" height=\"363\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Renungan-Adorasi-Harian-10-Juni-2016-Pic-1-696x463.jpg 696w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Renungan-Adorasi-Harian-10-Juni-2016-Pic-1-696x463-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 546px) 100vw, 546px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>By: Pdt. Thomos Sihombing, M.A.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 27 Oktober 2019\u00a0<br>Topik:  ALLAH MENGASIHI ORANG YANG SUCI HATINYA <br>Khotbah\/Bacaan:  AMSAL 22:8-12  \/  1 KORINTUS 6:1-8 <\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u2705\u00a0A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Amsal 22:11<br>\u201cOrang yang mencintai KESUCIAN HATI dan yang MANIS BICARANYA menjadi sahabat raja.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kata \u201ckesucian\u201d dalam ayat tersebut dalam bahasa aslinya (Ibrani = tahir) yang berarti murni tidak ada noda dan dosa. Dalam hukum Taurat orang yang berpenyakit kusta dianggap tidak tahir dan harus dikucilkan (Im 13:8, 46). Allah mengasihi orang yang memiliki hati yang TAHIR, yang tidak memiliki KUSTA ROHANI. Dengan orang seperti itulah ALLAH (raja) ingin bersahabat atau berelasi secara pribadi (Ams 22:11).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u2705\u00a0B. HATI YANG SUCI\/TAHIR<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Amsal 12:8-12 menjelaskan PERILAKU orang yang memiliki hati yang tidak SUCI\/TAHIR atau yang memiliki KUSTA ROHANI, sbb:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1\ufe0f\u20e3. Menabur Kecurangan (Ams 22:8)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>?&nbsp;Orang yang hatinya TIDAK SUCI\/TAHIR adalah orang yang menabur kecurangan, tidak jujur dan tidak adil kepada sesama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2\ufe0f\u20e3. Pencemooh (Ams 22:10)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>?&nbsp;Orang yang hatinya TIDAK SUCI\/TAHIR adalah orang yang mencemooh, mengejek dan merendahkan sesama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3\ufe0f\u20e3. Penghianat (Ams 22:12)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>?&nbsp;Orang yang hatinya TIDAK SUCI\/TAHIR adalah orang yang menghianati atau yang tidak setia kepada sesamanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara orang yang hatinya SUCI\/TAHIR adalah seperti ayat ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Amsal 22:9<br>\u201cOrang yang BAIK HATI akan DIBERKATI, karena ia MEMBAGI REZEKINYA dengan si miskin\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka yang hatinya SUCI\/TAHIR adalah mereka yang BAIK HATI yang memiliki dua ciri penting, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Diberkati Tuhan<br>2. Menjadi berkat bagi orang lain<\/p>\n\n\n\n<p>ALLAH mengasihi mereka yang SUCI\/TAHIR HATINYA untuk DIBERKATI dan MENJADI BERKAT bagi orang lain (Ams 22:9), kenapa? Karena mereka mencintai KESUCIAN HATI (dalam) dan KESUCIAN MULUT BICARA (luar), sehingga ALLAH\/raja mau bersahabat dan berelasi dengan mereka (Ams 22:11).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u2705\u00a0C. KESIMPULAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan (1 Kor 6:1-8) menunjukkan bahwa hati yang tidak suci\/tahir bisa ada dalam jemaat, karena itu Paulus menegur jemaat Korintus yang tidak Suci\/Tahir karena melakukan ketidak-adilan yang mendatangkan kerugian terhadap saudara-saudara yang lain dalam jemaat (1 Kor 6:8).<\/p>\n\n\n\n<p>Paulus menegaskan bahwa untuk memiliki hati yang suci\/tahir dari dosa, maka kita harus memberi diri dulu untuk disucikan dari segala dosa kita dan dibenarkan dalam nama Yesus dan Roh Kudus (1 Kor 6:11). Inilah saat dimana kita bertobat, percaya dah menerima Yesus. Lalu, Yesus yang tinggal dalam diri kita melalui Roh Kudus itulah yang akan menolong kita untuk hidup dengan hati yang suci\/tahir dari dalam dan luar (1 Kor 6:19, Gal 2:20).<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup suci\/tahir bukankan buah dari usaha kita tapi buah dari persekutuan kita dengan Yesus yang tinggal dalam kira melalui Roh Kudus. Amin!<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 27 Oktober 2019\u00a0Topik: ALLAH MENGASIHI ORANG YANG SUCI HATINYA Khotbah\/Bacaan: AMSAL 22:8-12 \/ 1 KORINTUS 6:1-8 \u2705\u00a0A. PENDAHULUAN Amsal 22:11\u201cOrang yang mencintai KESUCIAN HATI dan yang MANIS BICARANYA menjadi sahabat raja.\u201d Kata \u201ckesucian\u201d dalam ayat tersebut dalam bahasa aslinya (Ibrani = tahir) yang berarti murni &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/allah-mengasihi-orang-yang-suci-hatinya\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Allah Mengasihi Orang Yang Suci Hatinya<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":1,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/category\/\" rel=\"category tag\">Category<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/258"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=258"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":260,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/258\/revisions\/260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}