{"id":161,"date":"2019-06-14T17:24:39","date_gmt":"2019-06-14T17:24:39","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=161"},"modified":"2019-06-14T17:24:39","modified_gmt":"2019-06-14T17:24:39","slug":"iman-yang-menyelamatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/iman-yang-menyelamatkan\/","title":{"rendered":"Iman yang Menyelamatkan"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<p>\n\nBy. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.\n\n<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/abraham.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-162\" width=\"387\" height=\"319\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/abraham.jpg 900w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/abraham-300x247.jpg 300w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/abraham-768x633.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 387px) 100vw, 387px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 16 Juni 2019, Minggu TRINITAS<br>Topik: Iman yang Menyelamatkan<br>Kotbah\/Bacaan: Kejadian 22:1-12, Ibrani 11:7-12.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Abraham adalah salah satu tokoh iman yang luar biasa, dia sering disebut sebagai Bapa orang beriman. Ayat Bacaan berkata:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena IMAN Abraham TAAT, ketika ia DIPANGGIL untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi MILIK PUSAKANYA, lalu ia berangkat dengan TIDAK MENGETAHUI tempat yang ia tujui\u201d (Ibrani 11:8).<\/p>\n\n\n\n<p>IMAN Abraham adalah KETAATAN kepada PANGGILAN\/PERINTAH TUHAN, meskipun hal itu DILUAR PENGETAHUANNYA, namun sebagai buah Imannya itu Abraham menerima MILIK PUSAKANYA yaitu Janji Allah yang akan genapi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. UJIAN \u201cIMAN\u201d ABRAHAM<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ujian IMAN berarti Ujian KETAATAN kepada TUHAN dan Abraham lulus Ujian KETAATAN dengan 3 APLIKASI IMAN yang dilakukan Abraham yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Abraham Lebih MENGASIHI TUHAN daripada Ishak yang dikasihinya itu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Firman-Nya: \u201cAmbillah anakmu yang tunggal itu, YANG ENGKAU KASIHI, yakni Ishak..\u201d (Kej 22:2).<\/p>\n\n\n\n<p>Abraham sangat mengasihi Ishak, namun Abraham lebih mengasihi TUHAN, karena itu dia TAAT dan SEGERA melakukan persiapan termasuk membelah kayu bakar untuk mengorbankan Ishak (Kej 22:3) sesuai perintah Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;Iman artinya KETAATAN untuk mengasihi TUHAN lebih dari orang yang paling kita kasihi?<\/p>\n\n\n\n<p>2. Abraham Memiliki PENGHARAPAN IMAN Yang Disampaikannya Dengan HIKMAT.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika mau mengorbankan Ishak Abraham tidak tahu bahwa dia sedang diuji, namun Abraham memiliki pengharapan Iman yang disampaikan dengan hikmat bahwa \u201cIa dan Ishak akan kembali setelah sembahyang\u201d (Kej 22:5) dan \u201cAllah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya\u201d (Kej 22:7).<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;Iman artinya KETAATAN dalam PENGHARAPAN meskipun tidak mengerti bagaimana hal itu akan digenapi namun percaya bahwa TUHAN yang akan MENYEDIAKAN.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Abraham Takut Akan Tuhan Dan Tidak Segan Memberi Yang&nbsp;Terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLalu Ia berfirman: &#8220;Jangan bunuh anak itu&#8230;&#8230;sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.&#8221; (Kej 22:12)<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;Iman artinya KETAATAN dalam TAKUT AKAN TUHAN dan TIDAK SEGAN untuk memberi yang&nbsp;terbaik&nbsp;meskipun itu satu-satunya yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tema kita kali ini adalah \u201cIMAN YANG MENYELAMATKAN,\u201d apa kaitan tema ini dengan kisah Abraham dan Ishak itu? Kita kembali ke ayat bacaan:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena IMAN Abraham TAAT, ketika ia DIPANGGIL&#8230;.akan diterimanya menjadi MILIK PUSAKANYA&#8230;\u201d (Ibrani 11:8).<\/p>\n\n\n\n<p>MILIK PUSAKA ABRAHAM adalah Janji TUHAN untuk memberkati Abraham dan menjadikan Abraham berkat bagi bangsa-bangsa melalui keturunannya seperti yang dinyatakan TUHAN waktu memanggil Abraham pertama kali (Kej 12:1-3).<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, ketika Abraham lulus ujian ketaatan Iman itu, Allah meneguhkan kembali janji itu (MILIK PUSAKA ABRAHAM) dengan kembali berkata:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c&#8230;..Karena engkau telah berbuat demikian&#8230;.(LULUS UJIAN)&#8230;..maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.\u201d (Kej 22:16-18).<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, IMAN KETAATAN Abraham telah menyelamatkan MILIK PUSAKAnya itu, yaitu janji TUHAN memberkati dan menjadikan Abraham berkat melalui keturunannya, dan Iman Abraham itu juga yang MENYELAMATKAN Ishak karena Ishak adalah bagian dari MILIK PUSAKA ITU.<\/p>\n\n\n\n<p>??&nbsp;MILIK PUSAKA KITApun, yaitu JANJI TUHAN untuk memberkati kita dan menjadikan kita berkat seperti Abraham akan DISELAMATKAN (digenapi TUHAN) ketika kita memiliki IMAN YANG TAAT melalui 3 Aplikasi yang dilakukan Abraham itu. Amin!<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 16 Juni 2019, Minggu TRINITASTopik: Iman yang MenyelamatkanKotbah\/Bacaan: Kejadian 22:1-12, Ibrani 11:7-12. A. PENDAHULUAN Abraham adalah salah satu tokoh iman yang luar biasa, dia sering disebut sebagai Bapa orang beriman. Ayat Bacaan berkata: \u201cKarena IMAN Abraham TAAT, ketika ia DIPANGGIL untuk berangkat ke negeri yang &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/iman-yang-menyelamatkan\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Iman yang Menyelamatkan<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":9,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=161"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161\/revisions\/163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}