{"id":141,"date":"2019-05-10T05:45:26","date_gmt":"2019-05-10T05:45:26","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=141"},"modified":"2019-05-10T05:45:26","modified_gmt":"2019-05-10T05:45:26","slug":"tinggal-dan-berbuah-dalam-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/tinggal-dan-berbuah-dalam-yesus\/","title":{"rendered":"Tinggal dan Berbuah Dalam Yesus"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<p>\n\nBy. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.\n\n<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/anggur-1024x711.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-142\" width=\"387\" height=\"268\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/anggur-1024x711.jpg 1024w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/anggur-300x208.jpg 300w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/anggur-768x533.jpg 768w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/anggur.jpg 1484w\" sizes=\"(max-width: 387px) 100vw, 387px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>MINGGU, 12 Mei 2019 (Minggu JUBILATE)<br>TOPIK: Tinggal dan Berbuah Dalam Yesus<br>KHOTBAH\/BACAAN: Yoh 15:1-8\/Ams 15:1-9<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sejarah dan tradisi bangsa Israel, pokok anggur adalah lambang dari bangsa Israel itu sendiri (Yes 5:7, Maz 80:9). Hal ini tentu menolong murid2 Yesus sebagai orang Yahudi untuk memahami maksud Yesus ketika Yesus berkata: \u201cAkulah pokok anggur yang benar dan kamulah ranting-rantingnya \u201d (Yoh 15:1-8). Disini Yesus sedang berbicara tentang ISRAEL ROHANI, GEREJA YANG BENAR, TUBUH KRISTUS dimana kita semua yang percaya kepadaNya adalah anggotanya (rantingnya).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. JENIS RANTING<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Yohanes 15:1-8 ada tiga Jenis ranting yang hubungannya dengan buah, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Ranting Yang Tidak Berbuah (Yoh 15:2a dan 6).<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap ranting, jika setelah dipupuk dan dibersihkan namun tetap saja tidak berbuah, maka pastilah dia ranting palsu atau ranting mati yang tidak tinggal pada pokok anggur itu, seperti Yudas Iskariot yang baru saja dibahas Yesus sebelumnya (Yoh 13:21-27).<\/p>\n\n\n\n<p>Ranting yang tidak berbuah ini adalah gambaran orang yang tidak pernah percaya Yesus dengan sungguh2, seperti perumpanaan \u201clalang diantara gandum\u201d yang hidup bersama di wadah\/ladang yang sama (Mat 13:24-30). Lalang tidak mungkin bisa berbuah dan pasti akan \u201cdipotong, dibuang dan dibakar,\u201d yang artinya binasa karena tidak pernah percaya kepada Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Ranting Yang Berbuah Sedikit (Yoh 15:2b, 3).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; \u201c&#8230;..setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah\u201d (15 : 2b).<\/p>\n\n\n\n<p>Ranting yang berbuah sedikit adalah gambaran orang Kristen yang sudah percaya dan menerima Yesus namun masih memiliki sifat dan karakter yang menghambat buahnya keluar dengan baik. Sifat dan karakter yang menghambat buah ini perlu dibersihkan (dipruning) agar buah bisa keluar dengan maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Ranting Yang Berbuah Banyak (Yoh 15:5, 8 ).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; \u201c&#8230;..Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak&#8230;.\u201d (Ay 5)<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah kerinduan Yesus agar kita menjadi ranting yang berbuah banyak secara konsisten, menjadi Gereja yang anggotanya bertumbuh dan berbuah, ini adalah ciri utama murid2 Yesus, yaitu berbuah banyak (Ay 8 ).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C. ARTI BERBUAH<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Buah pada tanaman adalah tanda bahwa tanaman itu hidup, tumbuh dan semakin matang. Buah itu dapat dinikmati oleh pemiliknya dan juga orang lain. Demikian juga bagi orang Kristen berbuah adalah tanda bahwa orang tersebut hidup, tumbuh dan menjadi dewasa secara rohani untuk memuliakan Allah dan menjadi berkat bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbuah berarti menghasilkan sesuatu yang bisa dinikmati oleh Tuhan (kemuliaan) dan dinikmati oleh manusia (berkat).<\/p>\n\n\n\n<p>Minimal, ada dua jenis buah yang bisa terlihat dalam hidup kita:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Buah Pertobatan\/Pengudusan (internal), yaitu karakter yang dikuduskan oleh firman Tuhan (Yoh 15:3). Bacaan Amsal 15:1-9 menjelaskan tentang karakter sikap, perkataan dan perbuatan yang tidak baik (geram, bebal, jahat, curang, bodoh, dst) yang harus berubah menjadi lebih baik (lemah lembut, bijak, baik, jujur, dst) melalui pertobatan dan pengudusan.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Buah Pelayanan (external), yaitu hidup yang secara langsung menjadi berkat bagi orang lain, dan orang lain bisa menikmati buah pelayanan kita. Buah pelayanan yang lebih dalam lagi adalah jiwa2 yang mau percaya\/menerima Yesus dan tertanam pada pokok anggur itu untuk menjadi ranting\/anggota yang baru dalam GerejaNya yang suatu saat nanti akan berbuah juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan buah-buah itulah kita memuliakan Bapa kita di Sorga dan menjadi berkat bagi orang lain (Yoh 15:8), baik secara kualitas &amp; kuantitas maupun secara internal &amp; external.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>D. PENUTUP.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kita bisa berbuah maka kita harus:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Tinggal dalam Tuhan dan Tuhan didalam kita (Yoh 15:4-6), ini terjadi saat kita percaya dan menerima Yesus yang mengubah status kita menjadi anak Allah (Yoh 1:12) sehingga kita memiliki relasi pribadi yang khusus dengan Yesus, yaitu relasi pokok dan ranting.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Tinggal\/Hidup dalam firmanNya dan dalam Doa (Yoh 15:3, 7), berjalan sesuai dengan firman, dibersihkan oleh firman dan berdoa\/meminta segala sesuatu yang sesuai firman Tuhan yang tinggal dalam kita itu agar kita bisa berbuah bagi kemulianNya.<\/p>\n\n\n\n<p>Minggu ini adalah minggu JUBILATE, yaitu\u201dBersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi\u201d (Maz 66 : 1). Biarlah bumi bersorak-sorai melihat Yesus dan GerejaNya yaitu pokok anggur yang benar itu dan kita ranting-rantingnya berbuah banyak untuk menjadi berkat bagi bumi ini dan kemuliaan bagi namaNya, AMIN!<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) MINGGU, 12 Mei 2019 (Minggu JUBILATE)TOPIK: Tinggal dan Berbuah Dalam YesusKHOTBAH\/BACAAN: Yoh 15:1-8\/Ams 15:1-9 A. PENDAHULUAN Dalam sejarah dan tradisi bangsa Israel, pokok anggur adalah lambang dari bangsa Israel itu sendiri (Yes 5:7, Maz 80:9). Hal ini tentu menolong murid2 Yesus sebagai orang Yahudi untuk memahami &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/tinggal-dan-berbuah-dalam-yesus\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Tinggal dan Berbuah Dalam Yesus<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":13,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":143,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141\/revisions\/143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}