{"id":134,"date":"2019-04-26T12:40:22","date_gmt":"2019-04-26T12:40:22","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=134"},"modified":"2019-04-26T12:40:22","modified_gmt":"2019-04-26T12:40:22","slug":"yesus-adalah-tuhan-tenanglah-jiwaku-tuhan-membuat-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/yesus-adalah-tuhan-tenanglah-jiwaku-tuhan-membuat-yang-baik\/","title":{"rendered":"Yesus Adalah Tuhan \/ Tenanglah Jiwaku, Tuhan Membuat Yang Baik."},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/jesus-is-god.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-135\" width=\"505\" height=\"286\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/jesus-is-god.jpg 740w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/jesus-is-god-300x170.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 505px) 100vw, 505px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>\n\nBy. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.\n\n<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>MINGGU, 28 April 2019<br>TOPIK: Yesus Adalah Tuhan \/ Tenanglah Jiwaku, Tuhan Membuat Yang Baik.<br>KHOTBAH\/BACAAN: Yoh 21:1-14 \/ Maz 116:5-9<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu ini disebut juga minggu QUASIMONOGENITI (Seperti bayi yang baru lahir) dalam Tema ini berarti: Memulai pengalaman yang baru bersama Yesus yang telah bangkit melalui \u201cPenampakan Yesus.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenampakan\u201d Yesus ke 1 dan 2 terjadi saat murid2 Yesus sedang ibadah\/persekutuan, sedang \u201cpenampakan\u201d ke 3 ini terjadi saat murid2Nya sedang bekerja menjala ikan (Yoh 21:1-14). Yesus hadir ditengah-tengah kita sebagai Tuhan, bukan saja saat kita ibadah tapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari untuk membuat hal yang baik bagi kita.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. YESUS ADALAH TUHAN, PEMBUAT HAL YANG BAIK<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>KETUHANAN YESUS dijelaskan secara mendalam dalam Yoh 21:1-14 ini, sbb:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Yesus itu Tuhan karena tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, seperti penampakan yang 1 dan 2 demikian juga yang ke 3 ini, Yesus muncul dihadapan murid-muridNya dengan cara yang ajaib (Ay 1-4).<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajaran baik untuk kita:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Kadang2 kita merasa Yesus tidak hadir saat kita punya masalah, ternyata DIA tidak sekedar hadir tapi juga memperhatikan hidup dan masalah kita.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Yesus itu Tuhan karena bisa \u201cmengatur segala sesuatu\u201d dan membuat murid2Nya tidak berhasil mendapatkan ikan, dan ketika Yesus menyuruh mereka menaburkan jala di sebelah kanan perahu barulah mereka berhasil mendapat ikan yang banyak (Ay 5-6).<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajaran baik untuk kita:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Kegagalan yang kita alami bisa jadi adalah sebuah cara Tuhan untuk menunjukkan kuasaNya, dan kita akan mengerti hal ini ketika kita TAAT menjalankan perintahNya (Ay 6).<\/p>\n\n\n\n<p>3. Yesus itu Tuhan karena perkataanNya benar dan berkuasa, mereka mendapat ikan banyak seperti PERKATAANNYA. Hal ini membangkitkan Iman Yohanes dan Petrus untuk mengenali \u201cDIA Tuhan\u201d (Ay 7), sementara yang lainnya datang membantu jala yang penuh ikan karena kuasa \u201cPerkataan Yesus itu\u201d (Ay 8 ).<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajaran baik untuk kita:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Semakin kita mendengar PERKATAAN atau firman Tuhan, Iman kita akan semakin tumbuh untuk mengenal Tuhan, karena Iman timbul dari pendengaran akan firman Kristus (Roma 10:17).<\/p>\n\n\n\n<p>4. Yesus itu Tuhan karena ketika murid2Nya tiba didarat, telah tersedia api arang dan diatasnya ikan dan roti yang entah darimana asalnya (Ay 9). Sebagai Tuhan, Yesus juga meminta beberapa ikan yang mereka tangkap dan mengajak mereka menikmati persekutuan \u201cmakan bersama\u201d dengan DIA (Ay 10-14).<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajaran baik untuk kita:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Tuhan sanggup memenuhi kebutuhan kita dengan cara yang ajaib dengan catatan: Tuhan melakukan bagianNya dan kita juga harus melakukan bagian kita dengan tidak sekedar TAAT (menebarkan jala) tetapi juga membangun \u201cpersekutuan pribadi\u201d dengan Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mazmur 116:5-9 mencatat pentingnya kita mengenal Yesus sebagai TUHAN YANG BAIK yang memiliki sifaf dan karakter:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Pengasih, adil dan penyayang kepada kita (Ay 5).<br>2. Memelihara dan menyelamatkan kita (Ay 6).<br>3. Selalu berbuat baik kepada kita (Ay 7).<br>4. Meluputkan kita dari maut dan penderitaan (Ay 8 )<br>5. Menuntun kita berjalan di hadapan TUHAN (Ay 9).<\/p>\n\n\n\n<p>Didorong oleh kasih sayang dan keadilan Tuhan yang demikian besar (Ay 5), Tuhan tidak sekedar memelihara hidup kita, tapi dengan perbuatan baikNya yang luar biasa telah menyelamatkan kita dari maut\/kematian kekal dan penderitaan (Ay 6-8), melalui pekerjaan SALIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya sampai disitu, Tuhan juga melanjutkan PERBUATAN BAIKNYA dengan memimpin kita berjalan dihadapan Tuhan (Ay 9).<\/p>\n\n\n\n<p>Semua itu hanya bisa dikerjakan oleh Yesus yang adalah Tuhan yang baik dan Juruselamat kita.<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) MINGGU, 28 April 2019TOPIK: Yesus Adalah Tuhan \/ Tenanglah Jiwaku, Tuhan Membuat Yang Baik.KHOTBAH\/BACAAN: Yoh 21:1-14 \/ Maz 116:5-9 A. PENDAHULUAN Minggu ini disebut juga minggu QUASIMONOGENITI (Seperti bayi yang baru lahir) dalam Tema ini berarti: Memulai pengalaman yang baru bersama Yesus yang telah bangkit melalui &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/yesus-adalah-tuhan-tenanglah-jiwaku-tuhan-membuat-yang-baik\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Yesus Adalah Tuhan \/ Tenanglah Jiwaku, Tuhan Membuat Yang Baik.<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":1,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":136,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134\/revisions\/136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}