{"id":130,"date":"2019-04-20T13:59:59","date_gmt":"2019-04-20T13:59:59","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=130"},"modified":"2019-04-20T13:59:59","modified_gmt":"2019-04-20T13:59:59","slug":"yesus-telah-bangkit-percayalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/yesus-telah-bangkit-percayalah\/","title":{"rendered":"Yesus Telah Bangkit, Percayalah!"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/empty-tomb-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-131\" width=\"431\" height=\"323\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/empty-tomb.jpg 1024w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/empty-tomb-300x225.jpg 300w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/empty-tomb-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 431px) 100vw, 431px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>MINGGU, 21 April 2019<br>Topik: Yesus Telah Bangkit, Percayalah!<br>Khotbah: Yoh 20:24-31<br>Bacaan: Maz 21:1-7<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu ini adalah minggu peringatan Pakah. Bagi orang Yahudi, hari Paskah adalah hari peringatan dan perayaan dimana Tuhan membawa mereka keluar dari Mesir yang ditandai dengan Tulah ke 10 yaitu Tuhan MENDATANGKAN KEMATIAN bagi anak-anak sulung Mesir namun MELEWATKAN (PASKAH) KEMATIAN dari orang Israel karena darah anak domba jantan yang tidak bercela yang dioleskan di setiap tiang pintu rumah orang Israel (Kel 12:5, 12-13).<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi kita orang Kristen pengikut Yesus, Paskah Kristen adalah penggenapan Paskah Yahudi melalui Penyaliban Yesus, Anak Domba Paskah yang disembelih (1 Kor 5:7b) yang darahNya tercurah untuk pengampunan dosa-dosa kita (1 Pet 1:18-19) yang puncaknya adalah kebangkitan Yesus yang mengalahkan kematian yang artinya MELEWATKAN KITA (Paskah) dari kematian kekal (maut) yang adalah musuh terakhir kita (1 Kor 15:26).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. HAL-HAL YANG MENGHAMBAT IMAN PERCAYA KITA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dari Perikop Yoh 20:24-31, kita belajar melalui sikap Tomas tentang hal-hal yang bisa menghambat IMAN PERCAYA kita pada Yesus, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Tidak hadir dalam persekutuan keluarga umat Tuhan ketika Yesus hadir disitu (Yoh 20:24) sehingga kehilangan berkat-berkat Yesus yang diberikanNya ketika Tomas tidak hadir (Yoh 20:19-22). Karena itu Iman Percaya kita diperkuat ketika kita hadir dalam persekutuan yang dihadiri oleh Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Tidak menghargai kesaksian saudara-saudara seiman yang berkata \u201cKami telah melihat Tuhan\u201d yang yang telah mengalami sendiri perjumpaan dengan Yesus (Yoh 20:25a). Karena itu dengarkanlah kesaksian hidup saudara seiman, agar iman percaya kita diperkuat.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Mengandalkan logika\/ratio Manusia, skeptis dan pesimis yang menuntut PEMBUKTIAN (Yoh 20:25b). Karena itu percayalah dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri (Ams 3:5).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN PERCAYA KITA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masih dari pengalaman Tomas dalam Perikop tersebut, kita belajar hal-hal yang menguatkan Iman percaya kita, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Iman Percaya timbul dari Anugrah Yesus, yaitu Perkataan Yesus yang berinisiatif meminta Tomas menaruhkan jarinya di tanganNya dan lambungNya (Yoh 20:27). Karena itu Iman timbul dari pendengaran akan firman Kristus (Rom 10:17).<\/p>\n\n\n\n<p>2. Iman Percaya semakin diperkuat dengan pengakuan Kristologi yang benar tentang Yesus bahwa Yesus adalah \u201cTuhanku dan Allahku\u201d (Yoh 20:28). Kalau Yesus bukan Allah, Dia tidak mungkin bangkit, Percayalah Yesus sudah bangkit!<\/p>\n\n\n\n<p>3. Harus meletakkan IMAN PERCAYA KITA diatas LOGIKA dan pengalaman kita\/melihat dulu (Yoh 20:29), artinya, kalau itu dari Tuhan, dan berdasarkan Firman Tuhan, maka PERCAYA kitalah, dan bukan pengalaman kita (melihat, dll) yang akan membuat kita SEMAKIN MENGERTI.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun PL telah menuliskan dan menubuatkan tentang kebangkitan Yesus, khususnya tentang kemenangan kebangkitan Yesus dalam bacaan (Maz 21:1-7), bahkan Yesus sendiri telah memberitahukan tentang kematian dan kebangkitanNya kepada murid-muridNya (tentu termasuk Tomas) dalam berbagai ayat misalnya dalam Mati 26:2, 12, 21, 24, dst) namun ada saja sebagian orang seperti Tomas yang meskipun telah mengetahuinya namun masih memerlukan sebuah proses untuk bisa PERCAYA, ini artinya \u201cMENGETAHUI\u201d BELUM TENTU \u201cMEMPERCAYAI\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>D. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yohanes, penulis Injil Yohanes, memberi kesimpulan bahwa semua firman Tuhan itu dicatat disitu, khususnya tentang kebangkitan Yesus bukan saja untuk membuat kita PERCAYA PEKERJAAN YESUS (semua yang dilakukanNya), tapi juga PERCAYA PRIBADI YESUS, bahwa YESUSLAH MESIAS, ANAK ALLAH itu. PERCAYA YESUS SEUTUHNYA inilah (termasuk KebangkitanNya) yang membuat kita beroleh hidup dan keselamatan (Yoh 20:30-31, Roma 10:9).<\/p>\n\n\n\n<p>YESUS TELAH BANGKIT&#8230;PERCAYALAH..!<\/p>\n\n\n\n<p>SELAMAT PASKAH, HAPPY EASTER UNTUK KITA SEMUA&#8230;..<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) MINGGU, 21 April 2019Topik: Yesus Telah Bangkit, Percayalah!Khotbah: Yoh 20:24-31Bacaan: Maz 21:1-7 A. PENDAHULUAN Minggu ini adalah minggu peringatan Pakah. Bagi orang Yahudi, hari Paskah adalah hari peringatan dan perayaan dimana Tuhan membawa mereka keluar dari Mesir yang ditandai dengan Tulah ke 10 yaitu Tuhan MENDATANGKAN &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/yesus-telah-bangkit-percayalah\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Yesus Telah Bangkit, Percayalah!<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":6,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130\/revisions\/132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}