{"id":111,"date":"2019-03-29T15:13:33","date_gmt":"2019-03-29T15:13:33","guid":{"rendered":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/?p=111"},"modified":"2019-03-29T15:13:33","modified_gmt":"2019-03-29T15:13:33","slug":"bersukacita-karena-kasih-karunia-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/bersukacita-karena-kasih-karunia-allah\/","title":{"rendered":"Bersukacita Karena Kasih Karunia Allah"},"content":{"rendered":"<div id=\"modal-ready\">\n<p>\n\nBy. Pdt. Thomos Sihombing, M.A.\n\n<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"493\" height=\"370\" src=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/rejoice.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-112\" srcset=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/rejoice.png 493w, https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/rejoice-300x225.png 300w\" sizes=\"(max-width: 493px) 100vw, 493px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>SHARING KOTBAH MINGGU (SKM)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 31 Maret 2019<br>Topik: Bersukacita Karena Kasih Karunia Allah<br>Evangelium: Titus 2:11-15<br>Epistel: Yes 65:17-25<\/p>\n\n\n\n<p><strong>A. PENDAHULUAN<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bersukacita adalah ciri utama orang Kristen, setiap orang, termasuk kita pastilah ingin mengalami sukacita yang sejati. Salah satu yang membuat kita bersukacita dan bersorak-sorai adalah ketika menerima Kasih Karunia Allah, berupa berkat Tuhan di Dunia dan di Surga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. KASIH KARUNIA ALLAH UNTUK KITA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kasih Karunia Allah terbesar bagi kita adalah KESELAMATAN &amp; HIDUP KEKAL DI SURGA. Kasih Karunia itu kita terima bukan karena sesuatu dari diri kita. Berbeda dengan \u201cUpah, Bantuan atau Hadiah\u201d yang kita terima karena sesuatu dari diri kita (jasa, kebutuhan, ulang tahun, dll).<\/p>\n\n\n\n<p>Alasan satu-satunya bagi kita menerima kasih karunia itu ada pada diri Allah sendiri, yaitu KASIHNYA. Karena itu disebut KASIH KARUNIA yaitu KARUNIA yang diberi karena KASIH yang tidak bersyarat (AGAPE). Karena itu sepatutnya kita bersukacita untuk kasih karunia Allah yang memberi kita keselamatan, hidup kekal di Surga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C. SUASANA SURGA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yesaya 65:17-25 melukiskan SUASANA SURGA dalam KIASAN Langit Baru Bumi Baru (LB3), yaitu Karunia Ciptaan Allah yang ditawarkan bagi orang-orang berdosa seperti yang dijelaskan dalam perikop sebelumnya (Yes 65:1-16). Suasana Surga (LB3) itu tidak bisa kita bayangkan dengan sempurna karena melampau pikiran, perasaan dan pengalaman kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Minimal ada 3 SUASANA HIDUP DI SURGA yang membuat kita bersukacita dan bersorak-sorai, bahwa di Surga kita akan:<\/p>\n\n\n\n<p>1. HIDUP BERSAMA TUHAN, dalam persekutuan dengan Tuhan sebagai umatNya selamanya, di Yerusalem Baru, penuh kegirangan dan sorak sorai serta tidak ada lagi tangisan dan erangan (Ay 17-19).<\/p>\n\n\n\n<p>2. HIDUP DALAM BERKAT SURGAWI, tidak ada lagi KUTUK (kematian, kegagalan, kesusahan, kelaparan, doa yang tidak terjawab, dll) seperti yang dialami manusia berdosa ketika hidup di dunia (Ay 20-24).<\/p>\n\n\n\n<p>3. HIDUP DALAM DAMAI bersama seluruh komunitas SORGAWI, dimana tidak ada lagi dosa, kejahatan atau kelakuan busuk, semua hidup dalam DAMAI dan TENANG (Ay 25).<\/p>\n\n\n\n<p>Mari kita bersukacita dan bersorak-sorai untuk suasana Surga, Langit Baru Bumi Baru (LB3) yang dijanjikan untuk kita itu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>D. PRINSIP KESELAMATAN UNTUK MASUK SURGA (LB3).<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Titus 2:11-15 mengajarkan prinsip penting bagaimana kita beroleh keselamatan dan mengalami proses dalam perjalanan kita menuju ke Surga (LB3) bahwa:<\/p>\n\n\n\n<p>1. KESELAMATAN ditawarkan kepada semua orang (Titus 2:11), namun hanya orang yang percaya &amp; menerima Yesus saja yang akan menerima keselamatan itu, yaitu hidup kekal di Surga\/LB3 (Kis 16:31).<\/p>\n\n\n\n<p>2. KESELAMATAN tidak hanya tentang HIDUP KEKAL DI SORGA (bebas dari hukuman dosa, neraka) tapi juga tentang HIDUP KUDUS DI DUNIA (bebas dari perhambaan dan kebiasaan dosa). Didikan Tuhan menolong kita meninggalkan dosa kefasikan &amp; keinginan duniawi supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah DIDALAM DUNIA SEKARANG. Dan sambil menantikan kedatangan Yesus kita dikuduskan menjadi UMAT KEPUNYAAN ALLAH sebagai kesaksian dan terang dalam dunia ini melalui perbuatan baik kita (Titus 2:12-14).<\/p>\n\n\n\n<p>3. KESELAMATAN itu bukan untuk kita nikmati sendiri, kita harus beritakan kepada orang lain dengan kuasa dan wibawa Tuhan (Titus 2:15), supaya oleh Kasih Karunia-Nya orang lain juga menerima keselamatan itu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>E. PENUTUP<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Keselamatan dan hidup kekal di Surga (LB3) seperti lukisan Yes 65:17-25 adalah sesuatu yang NYATA\/PASTI terjadi (Titus 2:11). Karena itu marilah kita Bersukacita dan Bersorak-Sorai karena kasih karuniaNya itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat Melayani&#8230;&#8230;<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By. Pdt. Thomos Sihombing, M.A. SHARING KOTBAH MINGGU (SKM) Minggu, 31 Maret 2019Topik: Bersukacita Karena Kasih Karunia AllahEvangelium: Titus 2:11-15Epistel: Yes 65:17-25 A. PENDAHULUAN Bersukacita adalah ciri utama orang Kristen, setiap orang, termasuk kita pastilah ingin mengalami sukacita yang sejati. Salah satu yang membuat kita bersukacita dan bersorak-sorai adalah ketika menerima Kasih Karunia Allah, berupa &hellip; <a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/bersukacita-karena-kasih-karunia-allah\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Bersukacita Karena Kasih Karunia Allah<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":false,"medium":false,"thumbnail":false},"magazine_blocks_author":{"display_name":"admin","author_link":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/author\/admin\/"},"magazine_blocks_comment":19,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c70624b5f2afde1db51036826c6fb0e1?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/glfiministry.org\/news\/category\/sharing-kotbah-minggu\/\" rel=\"category tag\">Sharing Kotbah Minggu<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111"}],"collection":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":113,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111\/revisions\/113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/glfiministry.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}